Tiap hari cuma makan sayur dan buah saja, tetapi kenapa tetap gemuk?

Setiap orang sekarang ini rata-rata ingin memiliki berat badan ideal, maka tidak heran pusat kebugaran atau fitness center terdapat di mana-mana dan juga suplemen makanan gencar menawarkan produknya yang mengaku efektif dan aman dengan harga yang dapat menguras dompet.

Ada juga yang berusaha menggunakan berbagai macam diet, dari diet ketogenik, mediteranean, atkins, paleo, vegan, dan lain sebagainya. Mencoba jenis diet sah-sah saja selama sudah mengerti akan manfaat dan risikonya dan bukan hanya ikut-ikutan, karena tiap individu tentunya berbeda kebutuhan kalorinya karena berbeda kebutuhan kalori basal atau Basal Metabolic Rate (BMR) dan juga aktivitasnya.

Ada pula orang yang hanya mengkonsumsi buah dan sayur saja namun tetap mengeluh berat badannya tidak turun. Mengapa bisa demikian? tentu kita harus gali informasi lebih lanjut mengapa sudah makan sayur dan buah tetapi berat badannya tidak turun sesuai harapan. Apa ada yang salah?

Jawabannya tentu kita harus lihat jenis buah yang dia makan, kalau sayuran rata-rata memiliki kadar karbohidrat yang rendah. Bagaimana dengan buah? ternyata ada beberapa jenis buah yang memiliki kadar fruktosa dan glukosa yang tinggi atau bahkan mengandung lemak yang tinggi. Tentunya fruktosa, glukosa dan lemak ini memiliki jumlah kalori yang tidak sedikit apalagi kalau dimakan dalam jumlah yang banyak .

Beberapa contoh buah yang memiliki kalori tinggi per 100 gram adalah :

  • Kurma kering  : 291 kalori
  • Alpukat             : 221 kalori
  • Daging kelapa : 354 kalori
  • Pisang               :   95 kalori
  • Mangga            :   65 kalori
  • Zaitun hitam   : 164 kalori
  • Kismis               : 287kalori
  • Durian              : 150 kalori

Di atas adalah beberapa contoh buah yang mengandung tinggi kalori, bila dikonsumsi dalam jumlah banyak, tentunya dapat menyebabkan berat badan naik karena kalori yang berlebihan akan dideposit atau disimpan dalam bentuk lemak berupa trigliserid sebagai cadangan energi.

Selain itu mengkonsumsi buah sebaiknya tidak dalam bentuk jus, karena untuk membuat 1 gelas jus berukuran 300 ml dibutuhkan banyak buah sehingga kalori yang masuk juga akan semakin banyak. Apalagi alat yang digunakan untuk membuat juice hanya mengambil air buahnya saja. Hal ini tentunya tidak sehat karena daging buah mengandung serat yang bermanfaat bagi pertumbuhan kuman baik di dalam usus (probiotik). Kebanyakan jus buah yang dijual juga sering ditambahkan gula cair dan susu yang tentunya mengandung kalori yang sangat tinggi.

Bagaimana dengan sayuran?

Sayuran relatif mengandung sedikit kalori dibandingkan dengan buah. Tetapi mengkonsumsi salad sayuran sebaiknya tidak menggunakan topping dan sauce yang berlebihan. Sebagai contoh, bila seseorang mengkonsumsi salad sayuran namun dia menambahkan topping seperti : croutons (roti kering), makaroni, agar-agar atau jelly, kemudian ditambahkan sauce mayonaise dan thousand islands yang banyak dan tidak lupa menambahkan minyak zaitun atau olive oil, maka jumlah kalori salad sayuran tersebut sama dengan konsumsi 2 buah cheese burger ukuran sedang. Untuk lebih sehatnya sebaiknya makan salad tanpa topping dengan sedikit sauce. Selain itu untuk makanan lokal seperti gado-gado tentunya kalau bumbu kacang yang diberikan terlalu banyak juga dapat menambah jumlah kalori karena mengandung lemak kacang dan gula merah yang tinggi kalori.

Jadi sekarang sudah jelas, konsumsi buah dan sayur juga dapat meningkatkan berat badan. Sebaiknya masukkan buah dalam perhitungan jumlah kalori harian, agar tidak terjadi obesitas walaupun hanya makan buah dan sayur saja dan konsumsilah buah dalam bentuk buah potong dibandingkan dengan jus buah. Selamat berdiet!

2 thoughts on “Tiap hari cuma makan sayur dan buah saja, tetapi kenapa tetap gemuk?

    1. Olah raga sebaiknya dilakukan pagi hari, mengapa? karena saat kita berolah raga maka denyut nadi dan aliran darah meningkat, selain itu tubuh menjadi segar karena metabolisme juga meningkat, sehingga sering orang yang berolah raga pada malam hari sering mengalami susah tidur atau kurang istirahat yang tentunya akan mengganggu kesehatan. Olah raga sebaiknya dilakukan minimal 3-4 kali seminggu dengan jangka waktu sekitar 30 sampai 40 menit per hari sudah cukup untuk meningkatkan kebugaran badan kita, semoga penjelasannya bermanfaat

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s